Ketika mendekorasi rumah, tidaklah mudah untuk memutuskan tema dekoratif tertentu. Tentu, beberapa suka memiliki 'ruang oriental' atau 'ruang Mesir' atau yang serupa, tetapi banyak orang hanya ingin memiliki ruangan yang terlihat berbeda. Mereka tidak ingin menyesuaikan diri dengan tema Mesir, Wild West atau Roman, atau mode dekoratif lainnya yang populer saat itu.
Banyak orang percaya kamar bertema sedemikian rupa untuk terlihat agak murah, karena artefak jelas tidak nyata, dan banyak dari desain tidak pernah terlihat selama periode yang seharusnya mereka wakili. Akurasi historis sangat penting ketika memberikan rumah ke periode tertentu, meskipun hanya satu ruangan.
Barang Antik dan Mebel Kolonial Amerika
Banyak orang suka mengumpulkan barang-barang antik, seperti patung-patung, barang-barang furnitur atau bahkan hanya kotak tembakau dan barang-barang lainnya yang merupakan peninggalan asli dari zaman dulu. Yang lain suka mengumpulkan lukisan atau permadani yang berasal dari periode tertentu, seperti periode Georgia dalam sejarah Inggris, periode Louis dalam sejarah Prancis (biasanya Louis XIV-XVI) atau bahkan era Kekaisaran Prancis Napoleon dan kemudian.
Banyak yang melihat ke era kolonial Sejarah Amerika, khususnya periode New England ketika mereka yang menjadi orang Amerika sejati pertama membuat artefak mereka sendiri, termasuk furnitur mereka sendiri. Mempersembahkan sebuah rumah, atau setidaknya satu ruangan, dengan gaya salah satu periode ini bukanlah hal yang aneh di AS, dan produsen furnitur telah mengenalinya di beberapa produk yang mereka tawarkan.
Sebagian besar manufaktur furnitur di Amerika pada masa kolonial dan periode evolusioner adalah salinan kepingan Prancis dan Inggris.
Reproduksi Furniture Southwood
Ini tidak dimaksudkan sebagai tinjauan renovasi furniture Southwood, tetapi karena itulah satu-satunya perusahaan Amerika yang telah mewujudkan ambisinya menjadi salah satu produsen furnitur reproduksi terkemuka di Amerika, maka sulit untuk mencari contoh yang lebih baik di tempat lain. Faktanya, Southwood adalah satu-satunya perusahaan furnitur Amerika yang diizinkan mengakses arsip Historic New England untuk meneliti desain furnitur asli yang digunakan selama periode kolonial.
Jadi, dengan menggunakan Southwood sebagai contoh, berikut adalah beberapa item furnitur yang tersedia untuk Anda jika Anda ingin memberikan kamar di rumah Anda dalam salah satu periode yang menarik ini. Atau mungkin Anda hanya ingin menambah koleksi item aksen antik Anda dengan beberapa perabot yang benar-benar mewakili periode yang sama dengan setia dan akurat.
Misalnya, jika Anda memiliki jam kakek Prancis kuno di aula Anda, mengapa tidak melengkapinya dengan reproduksi indah Louis XV 5-kaki kursi sudut, dengan kaki cyma disepuh anggun? Itu cara yang luar biasa untuk menggunakan sudut yang kosong. Anda bisa melengkapi itu dengan meja konsol yang indah menempel di dinding. Beberapa penutup dinding yang cocok dan cetakan periode Perancis akan menyelesaikan efeknya.
Perabot Reproduksi Amerika
Mungkin Anda lebih suka mendekorasi dan melengkapi ruang santai Anda dengan gaya Prancis, tetapi yang awalnya dibuat di Amerika. Sebagian besar furnitur kolonial dan revolusioner Amerika awal yang diproduksi di Amerika disalin dari desain Inggris dan Prancis yang dibawa ke koloni oleh pedagang dan pelaut.
Reproduksi Southwood dari kursi Kekaisaran Otis, yang asli dapat dilihat di Museum Rumah Otis di Boston, sepenuhnya benar dengan aslinya, sama seperti semua reproduksi Southwood mereproduksi bagian asli sebanyak mungkin menggunakan bahan modern.
Ini adalah reproduksi periode Kekaisaran Napoleon yang asli, salinan aslinya yang diyakini telah dibuat oleh pengrajin Amerika Duncan Phyfe. Daun ionik berukir di bawah lengan mewakili kemenangan Napoleon di Mesir, dan kursi ini adalah reproduksi indah dari kursi Amerika yang dibuat selama periode Kekaisaran Prancis.
Mebel Amerika awal
Perabotan rumah dengan furniture mebel anak reproduksi umumnya mengacu pada kayu solid dan furnitur berlapis dari abad ke-17 dan seterusnya. Banyak orang Amerika suka memberikan setidaknya satu kamar bergaya revolusioner awal seperti yang dapat dilihat di rumah Paul Revere di Boston, atau di rumah-rumah besar yang dikelola oleh Historic New England Museum.
Sebagian besar di antaranya adalah abad ke-16 dan ke-18, yang paling awal adalah rumah Jackson di Portsmouth, New Hampshire dan rumah Gedney di Salem, Massachusetts yang masing-masing dibangun pada tahun 1664 dan 1665. Dari rumah-rumah abad ke-18 sebagian besar furnitur yang digunakan untuk reproduksi berasal. Sebagian besar dari ini dikumpulkan oleh para kapten laut dan pedagang selama perjalanan mereka, sebagian besar berasal dari Perancis dan Inggris.
Jika Anda berniat menyediakan rumah dengan furnitur reproduksi, atau bahkan satu kamar, Anda akan menemukan pilihan online yang baik untuk dipilih. Southwood Furniture khususnya diciptakan untuk menjadi salah satu produsen furnitur reproduksi terbaik Amerika, dan sementara bukan satu-satunya
Tuesday, June 16, 2020
Tuesday, June 9, 2020
Baju Tradisi Sunda yang Unik (Luhurdan Subur)
Indonesia ialah negara sarat dengan suku serta bahasa. Suku Sunda ialah diantaranya, adalah suku yang sangat populer serta hidup di pulau jawa. Mempunyai banyak kekhasan serta tradisi istiadat tertentu, termasuk juga baju tradisi Sunda.
Baju tradisi tradisionil yang ini rupanya masih digunakan di masa kekinian ini. Walau walau sebenarnya, baju ini masih mempunyai kultur budaya strata sosial atau dapat kalian ucap dengan kelas. Jadi, gunakan orang miskin sama orang kaya masih dibedakan.
Ya sich, memang cukup terdengar tidak berkeadilan di masa kekinian ini. Tetapi, di jaman dulu, skema kenakan pakaian ini betul-banar diaplikasikan. Jadi, di jaman dulu kalian tidak akan kesusahan mana orang sunda yang kaya serta mana orang sunda yang miskin.
Supaya kalian tidak kepo-kepo lagi tentangmacam-macam baju tradisi suku Sunda, langsung saja saya ulas!
Saya akan buat pembahan ini jadi dua sisi besar. Konsentrasi pertama ialah baju tradisi suku Sunda yang spesial untuk wanita serta ke-2 ialah baju Sunda spesial pria. Dimana, baju itu tidak sama sekali serta mempunyai tingkatan strata yang dapat disebutkan unik.
Untuk orang miskin wanita, orang Sunda mempunyai pakian yang yang terutamanya, yakni:
Sinjang Bunjel: dapat kalian definisikan untuk "jarik" atau kain panjang memiliki motif batik. Selanjutnya ada Beubeur: nama lain dari ikat pinggang. Ada lagi Kamisol: baju dalam seperti beberapa pengantin yang kenakan kebaya.
Kemudian ditambah Pakaian kebaya: baju adat sunda seperti kebaya biasanya. Ditambah lagi Selendang yang diselempankan. Dandanan Dukung Bun: Kalian mengatakan jambul rambut.
Tidak lupa juga bersandal Kempit: Sandal yang seringkali kalian gunakan di dalam rumah, rupanya ini ialah aksesori ciri khas Sunda lho! Dilanjut dengan Pelenis Suweng: "Suweng" bermakna anting. Beberapa wanita Sunda menggunakan yang melingkar seperti cincinnya.
Dan masuk ke tipe aksesori yang umum digunakan untuk lengkapi performa beberapa wanita Sunda. Gelang ini murni datang dari akar tanaman bahar serta tentu saja anting-anting . Intinya, simpel sekali deh!Nah, untuk setelah itu ada baju tradisi untuk wanita kelas kelas menengah (tidak begitu kaya serta tidak begitu miskin). Baju ini terbagi dalam:
Pakaian kebaya: sama dengan umum yang digunakan wanita dari rakyat menengah, tetapi mengangkat mode kekinian dengan beberapa warna yang dipakai untuk digabungkan. Kemudian ada Kain batik yang digunakan untuk rok.
Dililitkan serta dijahitkan hingga membuat rok.
Ditambah lagi Selendang, Beubeur serta Kelom Geulis untuk penambahan baju
Untuk kaki, bukan sandal Bakiya, namun sandal Kelom Geulis atau sandal Selop. Dihiasi dengan perhiasan emas untuk kebanggaan tertentu buat wanita Sunda. Untuk beberapa wanita kelas menengah ini, tentu saja emas yang digunakan semakin banyak serta kekinian modenya.
Karena baju tradisi wanita Sunda kelas menengah bisa disebutkan kekinian, fashion wanita Bandung juga semakin dapat kalian imbangi ke mode pakaian tradisi yang ini.
Baju tradisi tradisionil yang ini rupanya masih digunakan di masa kekinian ini. Walau walau sebenarnya, baju ini masih mempunyai kultur budaya strata sosial atau dapat kalian ucap dengan kelas. Jadi, gunakan orang miskin sama orang kaya masih dibedakan.
Ya sich, memang cukup terdengar tidak berkeadilan di masa kekinian ini. Tetapi, di jaman dulu, skema kenakan pakaian ini betul-banar diaplikasikan. Jadi, di jaman dulu kalian tidak akan kesusahan mana orang sunda yang kaya serta mana orang sunda yang miskin.
Supaya kalian tidak kepo-kepo lagi tentangmacam-macam baju tradisi suku Sunda, langsung saja saya ulas!
Saya akan buat pembahan ini jadi dua sisi besar. Konsentrasi pertama ialah baju tradisi suku Sunda yang spesial untuk wanita serta ke-2 ialah baju Sunda spesial pria. Dimana, baju itu tidak sama sekali serta mempunyai tingkatan strata yang dapat disebutkan unik.
Untuk orang miskin wanita, orang Sunda mempunyai pakian yang yang terutamanya, yakni:
Sinjang Bunjel: dapat kalian definisikan untuk "jarik" atau kain panjang memiliki motif batik. Selanjutnya ada Beubeur: nama lain dari ikat pinggang. Ada lagi Kamisol: baju dalam seperti beberapa pengantin yang kenakan kebaya.
Kemudian ditambah Pakaian kebaya: baju adat sunda seperti kebaya biasanya. Ditambah lagi Selendang yang diselempankan. Dandanan Dukung Bun: Kalian mengatakan jambul rambut.
Tidak lupa juga bersandal Kempit: Sandal yang seringkali kalian gunakan di dalam rumah, rupanya ini ialah aksesori ciri khas Sunda lho! Dilanjut dengan Pelenis Suweng: "Suweng" bermakna anting. Beberapa wanita Sunda menggunakan yang melingkar seperti cincinnya.
Dan masuk ke tipe aksesori yang umum digunakan untuk lengkapi performa beberapa wanita Sunda. Gelang ini murni datang dari akar tanaman bahar serta tentu saja anting-anting . Intinya, simpel sekali deh!Nah, untuk setelah itu ada baju tradisi untuk wanita kelas kelas menengah (tidak begitu kaya serta tidak begitu miskin). Baju ini terbagi dalam:
Pakaian kebaya: sama dengan umum yang digunakan wanita dari rakyat menengah, tetapi mengangkat mode kekinian dengan beberapa warna yang dipakai untuk digabungkan. Kemudian ada Kain batik yang digunakan untuk rok.
Dililitkan serta dijahitkan hingga membuat rok.
Ditambah lagi Selendang, Beubeur serta Kelom Geulis untuk penambahan baju
Untuk kaki, bukan sandal Bakiya, namun sandal Kelom Geulis atau sandal Selop. Dihiasi dengan perhiasan emas untuk kebanggaan tertentu buat wanita Sunda. Untuk beberapa wanita kelas menengah ini, tentu saja emas yang digunakan semakin banyak serta kekinian modenya.
Karena baju tradisi wanita Sunda kelas menengah bisa disebutkan kekinian, fashion wanita Bandung juga semakin dapat kalian imbangi ke mode pakaian tradisi yang ini.
Subscribe to:
Comments (Atom)

